Kaji Geopolitik, Ustadz Fathurrahman Ajak Kader Hidayatullah DIY-Jateng Selatan Kedepankan Sikap Wasatiyyah

YOGYAKARTA – Mengawali momentum Syawal dengan semangat literasi dan konsolidasi, seluruh kader Hidayatullah se-DIY dan Jawa Tengah Bagian Selatan menggelar agenda Syawalan & Diskusi Geopolitik pada Jumat malam, 17 April 2026. Bertempat di Kampus Madya As-Sakinah, Yogyakarta, acara ini menjadi ajang refleksi sekaligus pembekalan strategis bagi para kader.

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran sesepuh organisasi serta ratusan kader dari berbagai daerah di wilayah DIY-JATENG Bagian Selatan. Hadir sebagai narasumber utama, Ustadz Fathurrahman, A.Md., yang memberikan bedah situasi mengenai dinamika global yang tengah menghangat.

Dalam paparannya, Ustadz Fathurrahman menekankan pentingnya posisi Wasatiyyah bagi setiap kader Hidayatullah. Menurutnya, di tengah karut-marut geopolitik internasional saat ini, kader tidak boleh terjebak pada polarisasi ekstrem.

“Kader Hidayatullah harus mampu berdiri di posisi wasatiyyah. Ini bukan berarti tidak punya sikap, melainkan sikap yang adil, berimbang, dan berlandaskan wahyu dalam memandang setiap persoalan dunia,” ujar beliau.

Menariknya, materi geopolitik yang biasanya berat dapat dikemas oleh Ustadz Fathurrahman dengan analogi yang ringan dan relevan. Beliau memberikan contoh nyata bagaimana sikap wasatiyyah diterapkan dalam:

Filter Informasi: Tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks terkait konflik global.

Interaksi Sosial: Tetap santun dan solutif di tengah perbedaan pandangan politik.

Kemandirian Kader: Membangun kekuatan spiritual sebagai bentuk perlawanan terhadap hegemoni global.

Kehadiran para sesepuh dalam agenda ini memberikan bobot spiritual tersendiri. Diskusi berlangsung interaktif, di mana para kader muda diajak untuk lebih peka terhadap isu eksternal tanpa melupakan tugas internal dakwah di wilayah masing-masing.

Melalui agenda ini, diharapkan kader Hidayatullah DIY-Jateng Selatan pulang membawa perspektif baru: bahwa memahami geopolitik adalah bagian dari menjaga kedaulatan dakwah, dan sikap wasatiyyah adalah kunci untuk tetap relevan di zaman yang terus berubah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *